MEDIABLORA - Berikut lirik teks sholawat Marhaban Ya Nurul Aini Marhaban Jaddal Husaini. Bacaan Marhaban Ya Nurul Aini, sering dibaca ketika pembacaan maulid saat Mahalul Qiyam.. Baca Juga: Lirik Ya Asyiqol Mustofa, Sholawat yang Dinyanyikan Nisa Sabyan Gambus Marhaban ya nurul aini Marhaban jaddal husaini ya marhaban Marhaban ahlan wa sahlan Marhaban ya khoiro dai
Home » Artikel » Mahallul Qiyam, Marhaban Ya Rosululloh – Lirik & Terjemahan Lengkap Habib Bidin & Az-Zahir Mahallul Qiyam, Marhaban Ya Rosululloh – Lirik & Terjemahan Lengkap Habib Bidin & Az-Zahir Mahallul Qiyam Ya Nabi Salam Alaika Lirik dan Terjemahan Full lengkap lirik arab dan terjemahan mahalul qiyam saat maulid Nabi Muhammad Shallallohu Alaihi Wasallam. Lirik dan Terjemahan Sholawatan Mahallul QiyamSejarah Mahallul Qiyam, Berdiri Saat Pembacaan Maulid Nabi Lirik dan Terjemahan Sholawatan Mahallul Qiyam يَانَبِي سَلَامٌ عَلَيْكَ * يَارَسُوْلْ سَلَامٌ عَلَيْكَ Wahai Nabi, semoga keselamatan tetap untukmu..Wahai Rosul, semoga keselamatan tetap untukmu.. يَاحَبِيْب سَلَام عَلَيْكَ * صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْك Wahai kekasih, semoga keselamatan tetap untukmu..Juga rahmat Alloh semoga tercurah untukmu. َاَشْرَقَ الْكَوْنُ ابْتِهَاجَا * بِوُجُوْدِ الْمُصْطَفَى اَحْمَدْ Alam bersinar-seminar bersuka ria..menyambut kelahiran Al-Musthafa Ahmad. وَلِاَهْلِ الْكَوْنِ اُنْسُ * وَسُرُوْرٌ قَدْ تَجَدَّدْ Riang gembira meliput penghuninya..sambung-menyambung tiada hentinya َفَاطْرَبُوْا يَااَهْلَ الْمَثَانِي * فَهَزَارُ الْيُمْنِ غَرَّدْ Bergembiralah, wahai pengikut Al-Quran..burung-burung kemujuran kini berkicauan. وَاسْتَضِيْؤُا بِجَمَالِ * فَاقَ فِى الْحُسْنِ تَفَرَّدْ Bersuluhlah dengan sinar keindahan..mengungguli semua yang indah tiada bandingan. وَلَنَا الْبُشْرَى بِسَعْدٍ * مُسْتَمِرٍ لَيْسَ يَنْفَدْ Kini wajiblah bersuka cita..Dengan keberuntungan terus-menerus tiada habisnya. حَيْثُ اُوْتِيْناَ عَطَاءَ * جَمَعَ الْفَخْرَالْمُؤَبَّدْ Manakala kita beroleh anugerah..Padanya terpadu kebanggaan abadi. َفَلِرَبِّي كُلُّ حَمْدٍ * جَلَّ اَنْ يَحْصُرَهُ الْعَدْ Bagi Tuhan segala puji..tiada bilangan mampu mencakupnya. اِذْحَبَانَابِوُجُوْدِ اَلْ * مُصْطَفَى الْهَادِي مُحَمَّدْ Atas penghormatan dilimpahkan-Nya bagi kita..dengan lahirnya Al-Musthafa Al-Hadi Muhammad. ◦•●◉◉●•◦ مَرْحَبًامَرْحَبًا يَانُوْرَالْعَيْنِ * مَرْحَبًامَرْحَبًاجَدَّ الْحُسَينِ Selamat Datang Wahai Cahaya MatakuSelamat Datang Wahai Kakeknya 2 Husain مَرْحَبًا يَارَسُوْلَ اللهِ اَهْلًا * مَرْحَبًا بِكَ اِنَّا بِكَ نُسْعَدْ Ya Rasulullah, selamat datang, ahlan wa sahlan..Sungguh kami beruntung dengan kehadiranmu مَرْحَبًا وَبِجَاهِه يَااِلَهِي * مَرْحَبًاجُدْوَبَلِّغْ كُلَّ مَقْصَدْ Ya Ilahi, ya Tuhan kami..semoga Kau berkenan memberi nikmat karunia-Mu,menyampaikan kami ke tujuan idaman..demi ketinggian derajat Rasul di sisi-Mu وَاهْدِنَانَهْجَ سَبِيْلِه * كَيْ بِهِ نُسْعَدْ وَنُرْشَدْ Tunjukilah kami jalan yang ia tempuh..agar dengannya kami bahagia berolehkebaikan melimpah رَبِّ بَلِّغْنَا بِجَاهِه * فِى جِوَارِه خَيْرَ مَقْعَدْ Rabbi, demi mulia kedudukannya di sisi-Mu..tempatkanlah kami di sebaik tempat di sisinya وَصَلَاةُ اللهِ تَغْشَى * اَشْرَفَ الرُّسْلِ مُحَمَّدْ Semoga shalawat Allah meliputi selalu..rasul termulia, Muhammad وَسَلَامٌ مُسْتَمِرٌّ * كُلَّ حِيْنٍ يَتَجَدَّدْ Serta salam terus-menerus..silih berganti setiap saat… َصَلَّى الله عَلىَ مُحَمَّد * صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم Sholawat atas Muhammad…sholawat atas keluarga serta keselamatan atasnya.. رَبِّ فَااغْفِرْلِي ذُنُوْبِي * بِبَرْكَةِ الْهَادِي مُحَمَّدرَبِّ فَاجْعَلْ مُجْتَمَعْنَا * غَايَتُه الْحُسْنُ الْخِتَامِوَاعْطِنَا مَاقَدْ سَأَلْنَا * مِنْ عَطَايَكَ الْجِسَامَِاكْرِمِ الْاَراَحَ مِنَّا * بِلِقَاءِ خَيْرِ الْاَنَامَِابْلِغِ الْمُخْتَارَ عَنَّا * مِنْ صَلَاةٍ وَسَلَامٍ Sejarah Mahallul Qiyam, Berdiri Saat Pembacaan Maulid Nabi Mahallul Qiyam merupakan aktifitas yang ada dalam kegiatan rutin umat Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam pembacaan kitab-kitab maulid nabi Muhammad dan lain sebagainya. Dan biasanya dibacakan bersama jamaah dengan berdiri ketika membaca shalawat. Hal ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dari umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW. Bagi kalangan ahlus sunnah, selawat menjadi rutinitas setiap hari meski dengan selawat yang paling singkat “shallu alaihi wa sallam.” Terlebih lagi bagi kita orang Indonesia, selawat akan lebih semarak di masjid-masjid ketika bulan maulid Rabiul Awwal tiba. Sebab, pada bulan itulah Nabi Muhammad saw dilahirkan sehingga selawat adalah cara untuk menyambut lahirnya kekasih Allah itu. Biasanya, pemimpin selawat akan membacakan berbagai rawi dan sejarah perjalanan hidup Nabi, pujian-pujian, doa, dan syair-syair kerinduan. Dalam pembacaan kitab-kitab selawat seperti maulid Ad-Dhiba’i, maulid Al-Barzanji, maulid Simtuddhurar, maulid Adh-Dhiya’ullaami’ dan yang lainnya, selalu ada sesi berdiri. Berdirinya para jemaah dari duduknya itu khususnya ketika sampai pada bagian mahalul qiyam. Sebagian dari kita mungkin pernah bertanya mengapa saat sampai pada bagian mahalul qiyam harus berdiri. Adalah Tajuddin As-Subkhi, seorang ulama ahli hadis yang mengawali anjuran berdiri ketika sampai pada bagian mahalul qiyam. Ia merupakan ulama yang telah mencapai derajat hujjatul islam orang yang hafal lebih dari tiga ratus ribu hadis, dengan seluruh sanad dan matannya. Suatu ketika, Tajuddin As-Subkhi tengah berselawat dengan para muridnya dan beberapa ulama. Tiba-tiba ia memegang tongkatnya dan berdiri yang kemudian diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir. Para ulama menilai apa yang dilakukan Tajuddin As-Subkhi tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah saw. Sayid Bakri bin Sayid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam Ianatut Thalibin berpendapat; “Sudah menjadi tradisi bahwa ketika mendengar kelahiran Nabi Muhammad saw disebut-sebut, orang-orang akan berdiri sebagai bentuk penghormatan bagi rasul akhir zaman. Berdiri seperti itu didasarkan pada istihsan anggapan baik sebagai bentuk penghormatan bagi Rasulullah saw. Hal ini dilakukan banyak ulama terkemuka panutan umat Islam.” Dari penjelasan di atas, berdiri saat selawat adalah sesuatu yang baik karena sebagai wujud penghormatan kepada Rasulullah saw. Sebab, selawat adalah cara untuk melampiaskan kerinduan kepada Nabi Muhammad dan yakin bahwa Nabi hadir dalam hati kita. About The Author Muhammad RoghibinFulllengkap lirik arab dan terjemahan mahalul qiyam saat maulid Nabi Muhammad Shallallohu Muhammad Roghibin. Mahallul Qiyam, Marhaban Ya Rosululloh - Lirik & Terjemahan Lengkap (Habib Bidin & Az-Zahir) Navigasi pos. 1 2 Next . Bhibin.com. My Blog & Story .
Ilustrasi umat Muslim yang sedang bersholawat setelah salat. Foto UnsplashBerikut lirik Mahalul Qiyam beserta tulisan dalam bahasa Arab, latin, dan artinya. Mahalul Qiyam merupakan sholawat yang berisikan pujian untuk Nabi Muhammad SAW. Sholawat yang dikenal juga sebagai sholawat Ya Nabi Salam Alaika ini kerap dibaca umat Muslim dalam berbagai kegiatan keagamaan. Untuk mengetahui lirik Mahalul Qiyam beserta tulisan Arab, latin, dan artinya, simak selengkapnya di bawah ini. Lirik Mahalul Qiyam, Lengkap dengan Tulisan Arab dan ArtinyaIlustrasi umat Muslim yang sedang melantunkan Mahalul Qiyam. Foto Unsplashﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ - ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَYaa nabii salaam alaika, Yaa Rasuul salaam alaika"Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, wahai Rosul salam sejahtera untukmu."ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴﺐْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ - ﺻَﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻚَYaa habiib salaam alaika, sholawaatullaah alaika"Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan Sholawat rohmat Allah untukmu."ﺃَﺷﺮَﻕَ ﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ - ﻓَﺎﺧْﺘَﻔَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺒُﺪُﻭْﺭُAsyroqol badruualainaa, fakhtafat minhul buduuru"Bulan purnama telah terbit menyinari kami, pudarlah purnama purnama lainnya."ﻣِﺜْﻞَ حُسْنِك ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ - ﻗَﻂُّ ﻳَﺎ ﻭَﺟْﻪَ ﺍﻟﺴُّﺮُﻭْﺭِMitsla husnik maa ro-ainaa, qotthu yaa wajhas-suruuri"Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang."ﺃَﻧْﺖَ ﺷَﻤْﺲٌ ﺃَﻧْﺖَ ﺑَﺪْﺭٌ - ﺃَﻧْﺖَ ﻧُﻮْﺭٌ ﻓَﻮْﻕَ ﻧُﻮْﺭٍAnta syamsun anta badrun, anta nuurun fauqo nuurin"Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya."ﺃَﻧْﺖَ ﺇِﮐْﺴِﻴْﺮُ ﻭَﻏَﺎﻟِﻲ - ﺃَﻧْﺖَ ﻣِﺼْﺒَﺎﺡُ ﺍﻟﺼُّﺪُﻭْﺭِAnta iksiirun wa ghaalii, anta mishbaahush-shuduuri"Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati."ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴْﺒِﯽ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪ - ﻳَﺎﻋَﺮُﻭْﺱَ ﺍﻟﺨَﺎﻓِﻘَﻴْﻦِYaa habiibi yaa Muhammad, yaa aruusal-khoofiqoiini"Wahai kekasihku, wahai Muhammad, wahai pengantin tanah timur dan barat sedunia."ﻳَﺎ ﻣُﺆَﻳَّﺪْ ﻳَﺎﻣُﻤَﺠَّﺪْ - ﻳَﺎ ﺇِﻣَﺎﻡَ ﺍﻟﻘِﺒْﻠَﺘَﻴْﻦِYaa mu-ayyad yaa mumajjad, yaa imaamal qiblataini"Wahai Nabi yang dikuatkan dengan wahyu, wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat."ﻣَﻦْ ﺭَﺃَﯼ ﻭَﺟْﻬَﻚَ ﻳَﺴْﻌَﺪْ - ﻳَﺎﮔﺮِﻳْﻢَ ﺍﻟﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِMan ro-aa wajhaka yas’ad, yaa kariimal waalidaini"Siapa pun yang melihat wajahmu pasti berbahagia, wahai orang yang mulia kedua orang tuanya."ﺣَﻮْﺿُﻚَ ﺍﻟﺼَّﺎﻓِﯽ ﺍﻟﻤُﺒَﺮَّﺩْ - ﻭِﺭْﺩُﻧَﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻨُّﺸُﻮْﺭِHaudlukash-shoofîl mubarrod, wirdunaa yauman-nusyuuri"Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak dihari qiyamat."ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ ﺍﻟﻌِﻴْﺲَ ﺣَﻨَّﺖْ - ﺑِﺎﻟﺴُّﺮَﯼ ﺇِﻻَّ ﺇِﻟَﻴْﻚَMaa ro-ainaal iisa hannat, bissuraa illaa ilaika"Belum pernah unta putih berbalur hitam berdenting berjalan malam hari kecuali unta yang datang kepadamu."ﻭَﺍﻟﻐَﻤَﺎﻣَﻪ ﻗَﺪْ ﺃَﻇَﻠَّﺖْ - ﻭَﺍﻟﻤَﻼَ ﺻَﻠُّﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻚَWal ghomaamah qod adhollat, wal malaa sholluu alaika"Awan tebal memayungimu, seluruh tingkat golongan manusia mengucapkan sholawat kepadamu."ﻭَﺃَﺗَﺎﻙَ ﺍﻟﻌُﻮﺩُ ﻳَﺒْﮑِﻲ - ﻭَﺗَﺬَﻟَّﻞْ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻳْﻚَWa ataakal uudu yabkii, wa tadzallal baina yadaika"Pohon-pohon datang kepadamu menangis bersimpuh merasa hina di hadapanmu."ﻭَﺍﺳْﺘَﺠَﺎﺭَﺕْ ﻳَﺎﺣَﺒِﻴْﺒِﻲ - ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﺍﻟﻈَّﺒْﻲُ ﺍﻟﻨُّﻔُﻮْﺭُWastajaarot yaa habiibii, indakadh-dhobyun-nufuuru"Kijang gesit datang memohon keselamatan kepadamu wahai kekasih."ﻋِﻨْﺪَﻣَﺎ ﺷَﺪُّﻭْﺍ ﺍﻟﻤَﺤَﺎﻣِﻞ - ﻭَﺗَﻨَﺎﺩَﻭﺍ ﻟِﻠﺮَّﺣِﻴْﻞِIndamaa syadduul mahaamil, wa tanaadau lirrohiili"Ketika serombongan berkemas dan menyerukan untuk berangkat."ﺟِﺌْﺘُﻬُﻢْ ﻭَﺍﻟﺪَّﻣْﻊُ ﺳﺂﺋِﻞْ - ﻗُﻠْﺖُ ﻗِﻒْ ﻟِﯽ ﻳَﺎ ﺩَﻟِﻴْﻞُJi'tuhum waddam’u saail, qultu qif lii yaa daliilu"Kudatangi mereka dengan berlinang air mata seraya kuucapkan tunggulah wahai pemimpin rombongan."ﻭَﺗَﺤَﻤَّﻞْ ﻟِﻲ ﺭَﺳﺂﺋِﻞْ - ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﺸَّﻮْﻕُ ﺍﻟﺠَﺰِﻳْﻞُWa tahammal lî rosaa-il, ayyuhaasy-syauqul jaziilu"Bawakan aku surat yang berisikan kerinduan yang mendalam."ﻧَﺤْﻮَﻫَﺎﺗِﻴْﻚَ ﺍﻟﻤَﻨَﺎﺯِﻝِ - ﻓِﯽ ﺍﻟﻌَﺸِﻲِّ ﻭَﺍﻟﺒُﮑُﻮْﺭِNahwa haatiikal manaazil, fîl asyiyyi wal bukuuri"Membawakan ke tempat yang jauh ketika petang dan paginya."ﮐُﻞُّ ﻣَﻦْ ﻓِﯽ ﺍﻟﮕﻮْﻥِ ﻫَﺎﻣُﻮﺍ - ﻓِﻴْﻚَ ﻳَﺎ ﺑَﺎﻫِﻲ ﺍﻟﺠَﺒِﻴْﻦِKullu man fîl kauni haamuu, fîka yaa baahîl jabiini"Setiap orang di jagad raya ini bingung karena sangat rindu kepadamu wahai orang yang bersinar kedua keningnya."ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻴْﻚَ ﻏَﺮَﺍﻡُ - ﻭَﺍﺷْﺘِﻴَﺎﻕُ ﻭَﺣَﻨِﻴْﻦُWa lahum fîka ghoraamun, wasytiyaaqun wa haniinu"Mereka terpikat, tergila-gila dan meronta-ronta dengan mu tentang sifatmu."ﻓِﻲ ﻣَﻌَﺎﻧِﻴْﻚَ ﺍﻷَﻧَﺎﻡُ - ﻗَﺪْ ﺗَﺒَﺪَّﺕْ ﺣﺂﺋِﺮِﻳْﻦَFii ma’aanîkal anaamu, qod tabaddat haa-iriina"Para makhluk berbeda pendapat dan bingung tidak mampu menyifati dengan sempurna."وَصَلَاةُ اللَّهِ تَغْشَا - عَدَّ تَحْرِيْرِ السُّطُوْرِWa sholaatullaahi taghsyaa adda tahriiris-suthuuri"Dan sholawat Allah semoga tercurah."أَحْمَدَ الهَادِی مُحَمَّدْ - صَاحِبَ الوَجْهِ المُنِيرِAhmadal haadii Muhammad shoohibal wajhil muniiri"Untuk Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar."اَنْتَ لِلرُّسُلِ خِتَامُ - اَنْتَ لِلْمَوْلٰى شَكُوْرُAnta lirrusuli khitaamu anta lil maulaa syakuuru"Engkau penutup para Nabi, engkau syukur dari para hamba."عَبْدُكَ المِسْكِينُ يَرْجُو - فَضْلَكَ الجَمَّ الغَفِيْرَ'Abdukal miskiinu yarjuu fadlakal jammal ghofiiru"Budakmu yang miskin mengharapkan keutamaanmu yang besar."فِيْكَ قَدْ اَحْسَنْتُ ظَنِّي - يَابَشِيْرُ يَانَذِيْرُFiika qod ahsantu dhonnii yaa basyiiru yaa nadziiru"Padamu aku bersangka baik, wahai pemberi kabar gembira, wahai pemberi peringatan."فَاَغِثْنِي وَاَجِرْنِي - يَا مُجِيْرُ مِنَ السَّعِيْرِFa aghitsnii wa ajirnii yaa mujiiru minas sa'iiri"Maka tolonglah aku, selamatkanlah aku, wahai sang penyelamat dari api neraka."يَاغَيَاثِي يَامَلَاذِي - فِي مُهِمَّاتِ الاُمُوْرِYaa ghoyaatsii yaa malaadzii fii muhimmaatil umuuri"Wahai penolong, wahai pelindung dalam urusan-urusan genting."سَعِدَ عَبْدٌ قَدْ تَمَلّٰى - وَانْجَلٰى عَنْهُ الحَزِيْنُSa'da 'abdun qod tamallaa wanjalaa 'anhul haziinu"Bahagianya hamba merasa senang, hilanglah darinya kesedihan."فِيْكَ يَا بَدْرٌ تَجَلّٰي - فَلَكَ الوَصْفُ الحَسِيْنُFiika yaa badrul tajalla falakal washful hasiinu"Padamu nampak purnama, padamu ada sifat yang indah."لَيْسَ اَزْكٰى مِنْكَ اَصْلًا - قَطُّ يَا جَدَّ الحُسَيْنِLaisa azkaa minka ashlan qotthu yaa jaddal husaini"Tidak ada yang lebih bersih asalnya sama sekali dari padamu wahai kakeknya Hasan dan Husain."فَعَلَيْكَ اللّهُ صَلّٰى - دَآئِمًا طُوْلَ الدُّهُوْرِFa 'alaikallahu shollaa daa-iman thuulad duhuuri"Allah haruskan sholawat untukmu selamanya sepanjang masa."يَا وَلِيَّ الحَسَنَاتِ - يَا رَفِيْعَ الدَّرَجَاتِYaa walii yal hasanaati yaa rofii'ad darojaati"Wahai Allah penguasa kebaikan-kebaikan, wahai Allah yang Maha tinggi kedudukannya."كَفِّرْ عَنِّيَ الذُّنُوبَ - وَاغْفِرْ عَنِّي السَّيِّئَاتِKaffir 'anniyadz dzunuuba waghfir 'annis sayyi-aati"Palingkan dariku dosa, dan ampunilah keburukan-keburukanku."اَنْتَ غَفَّارُ الخَطَيَا - وَالذُّنُوْبِ المُوْبِقَاتِAnta ghoffaarul khothoyaa wa dzunuubil muubiqooti"Engkau maha pengampun kesalahan-kesalahan dan dosa yang membinasakan."اَنْتَ سَتَّارُ المَسَاوِي - وَمُقِيْلُ العَثَرَاتِAnta sattarul masaawi wa muqiilul 'atssarooti"Engkau maha penutup aib-aib, dan pemaaf atas kesalahan-kesalahan."عَالِمُ السِّرِّ وَاَخْفٰى - مُسْتَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ'Aalimus sirri wa akhfaa mustajiibud da'awaati"Engkau maha tahu yang samar dan tersembunyi, yang mengabulkan doa-doa."رَبِّ فَارْحَمْنَا جَمِيْعًا - بِجَمِيْعِ الصَّالِحَاتِRobbi farhamnaa jamii'a bijamii'is shoolihaati"Ya Allah ya Tuhanku kasihilah kami semua dengan seluruh kebaikan-kebaikan."
VhC6w.