Tangerang which was originally located in West Java, and since the year of 2000 are in the province of Banten. Tangerang have so many unique in their society, one of is the existence of ethnic
penampilanfisik, tetapi juga pada perubahan pola konsumsi makan. Robert dan Williams (2000), mengatakan kebiasaan makan dan pilihan makanan di kalangan remaja ternyata lebih kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti fisik, sosial, lingkungan budaya, pengaruh lingkungan sekitar (teman, keluarga dan media) serta faktor psikososial.
1 Meningkatkan jumlah kecelakaan. 2. Kesenjangan sosial di masyarakat. 3. Bertambahnya kendaraan pribadi semakin tinggi. 4. Semakin banyak alat transportasi menyebabkan meningkatnya polusi udara. Nah, demikianlah dampak positif dan negatif globalisasi di bidang transportasi.
Globalisasitelah menyebarkan berbagai nilai sosial dan budaya suatu negara ke seluruh dunia. Proses ini akan melahirnya budaya dunia atau world culture . Perkembangan teknologi komunikasi pada abad ke-20 telah meningkatkan intensitas globalisasi kebudayaan.
McDONALISASI(Sebuah Model Globalisasi dan Modernisasi Sistem Sosial) LATAR BELAKANG McDonalisasi merupakan komsumsi baru bagi masyarakat perkotaan maupun di pedesaan. Dipedesaan ingin mengetahui bagaimana rasanya, ini sebuah pengalaman yang saya rasakan kalau kalau ke desa, keluarga, adik, om bertanya hamburger, donkin donat dan pizza hutt yang bagaimana, dan juga bilang yang biasa ke kota
9D. Kaitan Budaya dengan Masalah Gizi Masyarakat Bila dilihat kaitan lebih lanjut antara sosial budaya dengan permasalahan gizi masyarakat, perlu dipertimbangkan pendapat Pelto (1980) yang menjelaskan kebudayan sebagai sistem pengetahuan yang memungkinkan untuk melihat berbagai perubahan dan variasi pengetahuan yang terjadi dalam berbagai
PerubahanNilai dan Sikap Globalisasi menyebabkan perubahan nilai sosio-budaya, cara hidup, pola pikir, dan sains dan teknologi dari negara lain yang telah maju. media massa, hingga perjalanan dan interaksi langsung antara dua orang dengan latar belakang yang berbeda. Lebih jauh lagi, globalisasi budaya mampu mewujudkan sebagai nilai, norma
QT1ky. 6ntrxco2du.pages.dev/1516ntrxco2du.pages.dev/1366ntrxco2du.pages.dev/1626ntrxco2du.pages.dev/1976ntrxco2du.pages.dev/3686ntrxco2du.pages.dev/446ntrxco2du.pages.dev/1346ntrxco2du.pages.dev/3596ntrxco2du.pages.dev/254
latar belakang perubahan sosial budaya dan globalisasi